Sabtu, 30 April 2016

Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Baik dan Benar

Stigma yang berkembang di masyarakat tentang jerawat adalah penyakit yang remeh dan sepele tak sepenuhnya benar. Jerawat jika tidak ditangani secara benar justru akan menjadi masalah tersendiri bagi orang yang menderitanya. Resiko paling umum adalah timbulnya noda-noda hitam membekas. Bisa juga berupa bopeng-bopeng di wajah. Hal yang paling ekstrim yaitu timbulnya kanker kulit, tapi untuk yang terakhir ini jarang terjadi di lingkup masyarakat kita.

Lantas, apa yang harus diperbuat? Ada dua langkah yang bisa kita ambil menghadapi si jerawat ini. Pertama, langkah preventif alias pencegahan. Dan kedua, langkah pengobatan. Untuk langkah preventif alias pencegahan, tentu kita mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan tumbuhnya si jerawat diantaranya :

1. Membersihkan muka dan tubuh secara rutin sesuai dengan karakter kulit kita. Semisal jika kulit kita memiliki karakter berminyak, tentu memerlukan perawatan yang lebih extra dari pada yang memiliki kulit normal. Demikian pula dengan seseorang yang memiliki kulit kering akan berbeda cara merawatnya.

2. Pilihlah sabun yang sesuai dan cocok dengan sifat kulit kita. Untuk saat ini sangat mudah mencari produk sabun atau pembersih muka yang sesuai dengan karakter kulit kita. Karena selain pilihannya beragam, ketersediannya juga mudah kita jumpai di toko-toko, supermarket atau bahkan toko obat di sekitar kita.

3. Makan-makanan yang bergizi dan sehat secara seimbang serta teratur. Hindari makanan yang bisa menjadi pemicu timbulnya alergi dan jerawat. Sebagian orang ada yang ketika mengkonsumsi kuning telur dan kacang-kacangan akan timbul jerawat. Sebaiknya kita mengenali sifat tubuh kita sehingga kita bisa menentukan apa yang seharusnya kita konsumsi dan tidak untuk tubuh kita;

4. Jauhkan pikiran kita dari stress yang berlebihan. Berusaha hidup secara seimbang dan biasakan memiliki pikiran yang positif. Jangan lupa untuk senantiasa mendekatkan diri dengan Sang Pencipta alam semesta.

5. Olahraga teratur dan terukur. Ini penting untuk membuat tubuh menjadi fit dan memiliki proses metabolisme yang baik sehingga bisa juga menjadi langkah antisipatif selanjutnya.

6. Memakai masker tertentu. Sebagian masyarakat kita percaya jika masker buah-buahan seperti bengkoang atau mentimun dapat menjadi sarana untuk mengantisipasi timbulnya jerawat. Namun, akhir-akhir ini ada juga terapi di luar sana yang banyak dilakukan oleh praktisi kesehatan kulit dengan menggunakan sarana putih telur, coklat, madu, colagen dan lain sebagainya. Meski keefektifan terapi tersebut perlu dibuktikan lebih lanjut secara ilmiah.

Selanjutnya yang kedua, langkah-langkah pengobatan setelah timbulnya jerawat. Beberapa diantaranya adalah :

1. Pengobatan sendiri. Jika dirasa jerawat yang tumbuh merupakan sesuatu yang ringan, maka pengobatanya bisa dilakukan sendiri di rumah dengan menggunakan obat jerawat baik dari luar maupun dari dalam (diminum). Sebaiknya jangan memencet-mencet sendiri jerawat, apalagi dengan tangan yang kurang bersih. Memencet jerawat justru akan membuat si jerawat akan tenggelam makin dalam. Atau jikapun jerawat berhasil dikeluarkan akan timbul noda hitam bekas pencetan. Sebaiknya hindari hal itu

2. Pengobatan dokter. Jika menjumpai kasus jerawat yang parah atau dalam taraf menggangu, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter kulit terdekat. Disana kita akan mendapatkan saran dan pengobatan yang tepat. Dalam hal ini, jangan menjadi dokter atas diri kita sendiri dimana tanpa memiliki pengetahuan yang cukup berusaha untuk mengobati sendiri. Ingat, pengobatan yang salah akan memperparah jerawat itu sendiri.

Semoga setelah mengetahui hal-hal diatas kita bisa memperlakukan jerawat dengan baik dan benar. Agar dalam mencegah maupun mengobati tidak salah kaprah dan justru akan merugikan diri kita selanjutnya. Mari hidup sehat tanpa jerawat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar